Oleh:  Pdt Elia Siregar, S.Th. Gemba Sidang GPI Lippo Cikarang-Jakarta

Nats FT: 

Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, r  seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi


Dalam melaksanakan kasih, Tuhan terbiasa mendidik kita dgn berbagai macam cara. Dan salah satu cara yg biasa Tuhan lakukan yaitu dgn menegor dan menghajar (wahyu 3 : 19), sayangnya banyak anak-anak Tuhan tidak menyadari ini, bahkan, berburuk sangka kepada Tuhan. Dengan berkata,"Tuhan tidak adil, Tuhan tidak perduli. Dia tidak menyadari bahwa tanpa "cemeti" dari Tuhan dia tidak akan bertumbuh dan menjadi dewasa.


"Kurikulum" pendidikan Tuhan jelas,yaitu : Kasih - Pukulan - Pembentukan - Kedewasaan.


Sehingga jika kita mengalami tekanan, persoalan, jgn langsung membabi buta menuduh Tuhan tidak baik. Tapi jika kamu dikasihi Tuhan, kamu harus mengalami pukulan dan pembentukan, supaya kamu menjadi dewasa dan menjadi pewaris harta dibumi dan juga yang disurga. Allah tidak akan ragu lagi mempercayai anda untuk mengelola berkat yang Tuhan limpahkan untukmu.


Tuhan tahu, kamu sanggup mengelolanya untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Tetapi jika saudara masih labil, belum akil balik dan belum dewasa, siapa yang akan mempercayakan berkat buat saudara? Tuhan tahu, nanti berkat itu tidak akan terkelola dengan baik, dan bahkan bisa jadi ber efek buruk bagi diri sendiri dan bagi orang lain.


Untuk itu jika saudara masuk dalam proses pendidikan Tuhan,maka.....


1.Tetaplah setia ikut Tuhan dan ikut prosesnya.


Jangan berhenti atau jangan mundur. Sebab jika kita tetap ikut, kita tetap punya fokus dan tujuan, tapi jika saudara mundur," saudara kehilangan arah dan kehilangan tujuan.


2. Selalu bersyukur.


Kalaupun kita didalam proses pembentukan Tuhan, tetapi pemeliharaan Tuhan tidak pernah berhenti. Malah bagi yang masuk dalam prosesnya Tuhan. Mata Tuhan secara Khusus tertuju bagi mereka. Oleh sebab itu kita pantas bersyukur sebab penjagaan dan pemeliharaan Tuhan tetap berjalan.


3. Bersabarlah sebab besar upah yang menanti (Ibrani 10:32-35).


 Orang yang masuk dalam proses Tuhan, mereka tidak lagi mencari-cari berkat atau berjibaku untuk mendapatkan penghidupan, tetapi berkatlah yang "menanti-nanti" mereka. Sehingga setelah mereka "lulus" Tuhan sudah menyediakan berkat bagi mereka, kehidupan dibumi ini dan kehidupan kekal disurga....


HALELUYA

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Kotbah" Lainnya

Malu

M A L U Rev. M.H. SIburian Rasa malu adalah salah satu alat kontrol yang mensensor kharakter manusia, kalau alat sensor ini rusak maka kara..... [Read more]




Kuasa Darah

  KUASA DARAH   Rev. MH. Siburian Manusia harus diselamatkan dari konsekwensi dosa. Caranya adalah dengan mengampuninya, namun pengampunan..... [Read more]




Berhala Baru

BERAHALA BARU Rev. M.H. Siburian   Negerinya penuh dengan berhala-berhala; mereka sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada ya..... [Read more]




POWER LOOK: TEMPORER DAN BERUBAH-UBAH, BAHKAN MENGELABUI

POWER LOOK: TEMPORER DAN BERUBAH-UBAH, BAHKAN MENGELABUI Rev. MH. Siburian   Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengempang-ngem..... [Read more]




Domba Paskah

DOMBA PASKAH Rev. M.H. Siburian   DAN DARAH ITU MENJADI TANDA BAGIMU PADA RUMAH –RUMAH DIMANA KAMU TINGGAL:APABILA AKU MELIHAT DARAH ITU, ..... [Read more]