BERAHALA BARU

Rev. M.H. Siburian

 

Negerinya penuh dengan berhala-berhala; mereka sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada yang dikerjakan oleh tangannya, maka manusia ditundukkan dan orang direndahkan-janganlah ampuni mereka (Yesaya 2:8,9).

Rasanya berhala yang dimaksud oleh ayat ini bukanlah masalah yang baru, namun harus diamati perobahan “bentuk keberhalaan” dari bentuk tradisional kepada bentuk moderen yang tidak berbentuk liturgis. Substansi keberhalaannnya tidak hilang. Meng-ilahkan buatan tangan dan apa yang dikerjakan oleh tangannya sendiri.

Salah satu misteri di dalam jagad raya yang misterius ini adalah “perdagangan commerce”. Inilah yang menguasai urat nadi kehidupan manusia, dimana pun mereka berada. Setiap orang nampaknya telah termanipulasi ke dalam perdagangan internasional, hidup telah terikat ke dalamnya. Setiap bangsa telah dikocok kedalam campuran ini sehingga tidak ada satu orang pun yang dapat berkata sekarang:”saya tidak membutuhkan kamu”.

Produktivitas telah menjadi simbol kekuasaan. Setiap bangsa berjuang dengan mata uangnya masing-masing. Amerika berjuang dengan dollarnya, Jepang berjuan dengan Yen-nya, bangsa Eropa berjaung dengan euro-nya, Inggris mencoba untuk berjuang dengan pound sterlingnya, sementara Indonesia mencoba berjuang dengan rupiahnya yang senantiasa diancam keterpurukan. Satu supremasi perdagangan yang misterius telah secara perlahan membentuk satu kekuatan Internasionalisme. Dengan kata lain internasionalisme perdagangan ini telah menggantikan dengan cara yang aneh dan secara perlahan tapi pasti pedang, strategi militer dan kekuatan fisik dari perjuangan bangsa-bangsa dunia. Uang telah menjadi yang terpenting dari segalanya. Berita terhangat dan terpenting saat ini adalah berita tentang uang. Ada pergeseran kuasa yang pasti dari “Pentagon ke Wall Street” Siapa yang menguasai perdaganagan, bursa saham, dan uang, merekalah yang akan menguasai dunia. Internasionalisme ini dapat menghancurkan dan membangun kerajaan lebih cepat dari pedang tajam manapun bahkan dari polotik dan keagamaaan. Kita sedang berada dalam zaman dimana benda, materi buatan manusia itu telah menjadi nomor satu dalam kehidupan. Apapun yang dikerjakan manusia sekarang, dikerjakan demi kesuksesan material yang telah menjadi “power” yang sangat luar biasa. Orang percaya tidak dilarang untuk “mrnggunakannya” tetapi mereka dilarang untuk mencintai atau dipikat oleh mereka: “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya (1 Yohanes 2:15)”.

Apa yang harus kita sembah? Kepada siapakah hidup kita ini akan kita berikan? Siapakan yang berkuasa atas hidup kita? Inilah sesuatu yang harus kita simak dengan baik agar tidak terjerumus kedalam “keberhalaan bentuk baru” Yesaya melihat dalam ayatnya tadi bahwa manusia telah mencapai puncak produktivitasnya (productivity zenith), dimana manusia akan memilih availabilitas yang luar biasa. Apa yang direncanakan akan direncanakan, dan apa yang dikerjakan akan berhasil, sehingga mereka akan sujud dan menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada yang dikerjakan oleh tangannya. Di dalam Zakariah 5, nabi melihat bahwa pada zaman akhir segala sesuatu akan diukur oleh “gantang” atau “ephah”. Perdagangan akan mengambil alih semuanya. “Jenderal baru” adalah seorang “economist”. Industrialis, akan menguasai dan mengontrol energi dunia ini. Orang yang akan sangat di takuti adalah “George Soros-George Soros” yang akan bermunculan dimana-mana. Kekuatan dunia akan berada di tangan segelintir orang yang dapat menentukan arah perdagangan internasional dan nilai mata uang internasional. Para presiden negara sibuk mengadakan perjalanan kenegaraan kemana-mana untuk urusan “perdagangan bilateral atau multilateral”. Perdagangan adalah topik pembicaraan internasional yang sangat serius.

Satu kali, perdangan ini akan menjadi sistem moral dunia. Ia akan mengontrol arah kemauan politik, pendidikan bahkan agama. “Kuasa kemanisan gula perdagangan” akan menundukkan ekonomi dan style ini kepada kemauan mereka, sehingga seorang presiden dari negara besarpun akan patuh kepada mereka. Ini adalah “Frankenstein yang tersembunyi” zaman ini. Seluruh system yang dimiliki dunia akan secara perlahan diserahkan kepada mereka mulai dari, “tabung; dana pensiun; mata uang; rielestat; equitas” semuanya akan tergantung dari mereka yang duduk di bangku “Dewan Perdagangan Internasional”. Mereka akan memainkan permainan “inflasi, devaluasi, referensi, perdagangan, insentip pajak, withholdings, bunga bank, permaianan uang tanpa batas”. Nabi Zakariah menyatakan: “itu adalah kefasikan”. Bila kefasikan ini dipersonifikasi maka yang muncul adalah “AntiKristus” yang satu kali kelak menurut Alkitab akan menguasai dunia ini dengan sistem perdagangan tunggalnya. Kita sadar AntiKristus akan lahir dari Antikrisisme, kelahiran akan diawali dari kehamilan. Kita tidak mencurigai semua perkara tetapi bila ternyata ada berhala-berhala yang baru timbul, kita sebagai orang percaya akan firman Tuhan harus mewaspadainya. Jangan mencintai dunia ini dengan segala yang ada di dalamnya, tetapi gunakanlah sesuai dengan pertolongan Tuhan. ( sm )

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Kotbah" Lainnya

Malu

M A L U Rev. M.H. SIburian Rasa malu adalah salah satu alat kontrol yang mensensor kharakter manusia, kalau alat sensor ini rusak maka kara..... [Read more]




Kuasa Darah

  KUASA DARAH   Rev. MH. Siburian Manusia harus diselamatkan dari konsekwensi dosa. Caranya adalah dengan mengampuninya, namun pengampunan..... [Read more]




POWER LOOK: TEMPORER DAN BERUBAH-UBAH, BAHKAN MENGELABUI

POWER LOOK: TEMPORER DAN BERUBAH-UBAH, BAHKAN MENGELABUI Rev. MH. Siburian   Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengempang-ngem..... [Read more]




Domba Paskah

DOMBA PASKAH Rev. M.H. Siburian   DAN DARAH ITU MENJADI TANDA BAGIMU PADA RUMAH –RUMAH DIMANA KAMU TINGGAL:APABILA AKU MELIHAT DARAH ITU, ..... [Read more]




Mengapa Judi

MENGAPA JUDI Rev. M.H. Siburian Si pemalas dibunuh oleh keinginannya karena tangannya enggan bekerja. Keinginan bernafsu sepanjang hari, tetapi ora..... [Read more]