PANDANGAN ALKITAB TERHADAP PEREMPUAN

Rev. .M.H. Siburian

SIBOLGA,19 MARET 2005

Segala puji bagi Allah Bapa di surga atas kasihNya yang mempertemukan kita pada saat ini dan kiranya dalam Persekutuan ini Roh Tuhan akan membuka kembali nuansa pemahaman kita didalam peranan-peranan wanita didalam Gereja Tuhan yang hidup,diakhir zaman dan khususnya bagi kaum ibu di Kodya Sibolga ini agar termotivasi dalam berkarya untuk perkembangan GerejaNya.

Kami (saya) mengaku dengan jujur,dengan senang hati bahwa respon kaum Ibu yang sangat positif mendorong kita bersama untuk menikmati kasih Tuhan Yesus khususnya bagi GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA –untuk saling belajar terbuka dan saling memiliki dan membantu Saudara-saudaranya yang kurang dalam dorongan,saling mendoakan.Atas kehangatan dan inspirasi ini kiranya diakhir persekutuan ini diberkati Tuhan tangan-tangan yang mau menerima pelayanan dua ikan dan lima roti dalam melayani Tuhan.

Efesus 2:8-10

  • Efesus 2:8; Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh Iman,itu bukan hasil usahamu,tetapi pemberian Tuhan Allah

  • Efesus 2:9; itu bukan hasil usaha atau pekerjaanmu,jangan ada orang yang memegahkan diri..

  • Efesus 2:10; Karena kita ini buatan Allah,diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik,yan dipersiapkan Alla sebelumnya.Ia mau supaya kita hidup didalam Dia.

Beberapa Pandangan Alkitab terhadap Perempuan,

Hawa mula-mula diciptakan Tuhan supaya ada penolong bagi manusia I (Adam) dan diciptakanlah perempuan mula-mula ketika manusia itu tertidur,Allah mengambil tulang rusuk Adam,lalu dijadikanlah perempuan (Hawa),dan yang akan dapat memberikan keturunan dan memenuhi dunia ini, (kejadian1:28) ini awal mula manusia diciptakan oleh Allah di dalam perjanjian lama.Allah mengasihi perempuan dan mau memakai perempuan,kita lihat dalam perjanjian lama:

  • Kita lihat salah satu peranan wanita lewat Maria (Ibu Yesus),ia bertunangan dengan Yusuf dan mengandung seorang anak tanpa bersetubuh dengan Yusuf.Dia adalah seorang ibu yang dipilih Allah untuk mengandung dan melahirkan seorang anak yang diberi nama Yesus.Dari sini kita boleh melihat bahwa Allah juga kaum hawa.Maria dan Marta,saudara Lazarus yang menghubungi Yesus,memberitahukan bahwa Lazarus meninggal,masih banyak lagi peranan perempuan yang dipakai oleh Tuhan sebagai pelayanNya,misalnya Debora yang menjadi hakim (hakim-hakim 4:4), Hakim atas Israel.

Kekuatan seorang wanita yaitu dapat keluar dari masalah yang berat dengan menyerahkan semuanya itu pada Allah,dan mengikuti setiap jalan keluar yang telah Tuhan sediakan.Ketika kita medengar atau mengalami kisah kehidupan yang sangat menyentuh,atau yang penuh dengan rintangan,kita dapat mengambil hikmahnya dan memohon bimbingan Allah agar kita bisa menjalani hidup kita dengan penuh semangat dan sukacita.

Dalam Roma 11:33,kita bisa melihat betapa besarnya kekayaan,hikmat dan pengetahuan Allah yang tidak terukur,sungguh tak terselidiki,bahkan perbuatan-perbuatanNya yang tidak terduga.

Saya tidak bisa menduga peran rasul Paulus yang bergerak dengan cepat,yang membawa doktrin agung ini.

  1. Allah memiliki pikiran yang Paulus sebut sebagai keputusan-keputusan yang tidak terselidiki. Hal inilah yang merintangi pikiran manusia untuk mengerti pikiran Allah yang tidak terselidiki.”Rancangan-Ku lebih tinggi dari rancanganmu”,kata Allah kepada Yesaya (Yesaya 55:9).Dan didalam kitab Ester,kita menemukan kuasa dan kehadiran Allah,yang bekerja dalam kehidupan Ester.

  2. Kita sebagai seorang perempuan jangan hanya mengandalkan penampilan luar saja,dalam 1 Petrus 2:3-4,yang mengatakan bahwa perhiasanmu ialah manusia batiniah yang sembunyi,ada sesuatu yang misteri dibuat Allah bagi perempuan.

Posisi perempuan dalam kehidupannya banyak menjadi pusat perhatian,misalnya sebagai ibu kepala Negara,ibu kepala desa,dan ada juga posisi yang memang sudah menjadi kewajiban seorang ibu,yaitu seorang ibu dalam keluarganya.Dan untuk itu kita harus menjaga dengan baik setiap tindakan bahkan kita juga harus menjaga hati kita dari segala hal yang tidak berkenana bagi allah,karena tubuh kita adalah bait Allah,Muliakanlah Allah dengan tubuhmu.

Perempuan yang saleh akan menjalani kehidupannya dengan penuh tanggungjawab,penuh kehati-hatian dalam mengambil suatu tindakan,dan memiliki moral yang baik. Karena orang bijak mempunyai hati yang sejalan dengan pikirannya (Amsal 17:22; Amsal 3:8) dan mencari hikmat (Amsal 4:15; Amsal 4:23).

TUMBUHKANLAH BUAH ROH KUDUS

Salah satu cara terbaik untuk berlatih adalah menumbuhkan buah Roh Kudus dalam kehidupan kita,kualitas karakter yang dibangun Roh Kudus di dalam diri kita,jika kita mengizinkannya,Galatia 5:22-23

Suatu kualitas karakter yang dikehendaki Roh Kudus di dalam kita,berlatih untuk saling mengasihi,bersukacita,dan memelihara hati yang penuh dengan damai sejahtera dan setia dalam kehidupannya.

Kasih

Apakah saya percaya bahwa Allah mengendalikan situasi yang buruk kelihatannya bagi saya? Apakah saya bersukacita karna mengetahui hal ini,atau cenderung mengambil kepuasan dari situasi dan keadaan yang menyenangkan?

Damai Sejahtera

Apakah saya membawa pengaruh ketenangan dalam setiap situasi,atau menyebabkan orang lain marah?

Apakah saya seorang pendamai atau penghasut?

Kesabaran

Apakah saya memberikan kesempatan kepada orang yang gagal,dan kemudian membantu mereka memperoleh pelajaran hidup yang dapat ditarik dari kegagalan atau mencatat berapa kali ia berhasil dan gagal.

Kemurahan

Apakah saya seorang yang pemurah?Saat bekerjasama dengan orang lain,apakah saya memerintah atau menyuruh dengan ramah?Apakah saya memiliki kecenderungan sebagai seorang pemarah,dan bagaimana saya berlaku terhadap keluarga saya?

 

Kebaikan

Apakah saya memiliki hati yang baik?apakah saya menginginkan orang lain untuk tidak berhasil dalam kehidupannya,atau apakah saya hanya mementingkan diri sendiri,tanpa memikirkan akibatnya bagi orang lain ?

 

Kesetiaan

Apakah saya setia? Dapatkah dipercayai atau hanya memburukkan orang lain khususnya jika kegagalan itu mempengaruhi saya?Apakah saya lebih memperhatikan keselamatan diri sendiri atau orang lain?

 

Penguasaan diri

Apakah saya mengendalikan pikiran saya atau pikiran saya menyimpang? Apakah saya mampu mendisiplinkan diri dan keinginan saya?

 

Untuk itu luangkanlah waktu untuk melatih diri kita dan memiliki kualitas dan karakter yang baik,yang dikehendaki Allah untuk membangun diri kita menjadi lebih baik dan lebih banyak berbuah dalam sikap,perkataan dan pelayanan bagi keluarga anda.

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Kotbah" Lainnya

Malu

M A L U Rev. M.H. SIburian Rasa malu adalah salah satu alat kontrol yang mensensor kharakter manusia, kalau alat sensor ini rusak maka kara..... [Read more]




Kuasa Darah

  KUASA DARAH   Rev. MH. Siburian Manusia harus diselamatkan dari konsekwensi dosa. Caranya adalah dengan mengampuninya, namun pengampunan..... [Read more]




Berhala Baru

BERAHALA BARU Rev. M.H. Siburian   Negerinya penuh dengan berhala-berhala; mereka sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri dan kepada ya..... [Read more]




POWER LOOK: TEMPORER DAN BERUBAH-UBAH, BAHKAN MENGELABUI

POWER LOOK: TEMPORER DAN BERUBAH-UBAH, BAHKAN MENGELABUI Rev. MH. Siburian   Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengempang-ngem..... [Read more]




Domba Paskah

DOMBA PASKAH Rev. M.H. Siburian   DAN DARAH ITU MENJADI TANDA BAGIMU PADA RUMAH –RUMAH DIMANA KAMU TINGGAL:APABILA AKU MELIHAT DARAH ITU, ..... [Read more]